Transformasi Data Menjadi Tindakan : Menguak Stunting Di Desa Bayuning

Authors

  • Kartika Putri Universitas Kebidanan Riau Author
  • Ayu Fitria Lestari Institute Kesehatan Merdeka Author

DOI:

https://doi.org/10.69688/jkpm.v1i2.168

Keywords:

Stunting, , Kekurangan gizi, Kesehatan masyarakat

Abstract

Stunting menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Bayuning. Masalah ini sering kali disebabkan oleh kekurangan gizi yang berlangsung lama, sehingga berdampak buruk pada pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama stunting di Desa Bayuning dengan memanfaatkan data kesehatan yang diperoleh dari puskesmas setempat. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data populasi balita di wilayah tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa 92,64% balita berada dalam kategori normal, sedangkan 7,36% mengalami stunting. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa terbatasnya akses terhadap makanan bergizi dan kondisi sanitasi yang tidak memadai menjadi faktor utama penyebab stunting. Penelitian ini menyarankan perlunya program intervensi yang terfokus pada peningkatan akses gizi dan perbaikan sanitasi sebagai langkah strategis untuk mengurangi prevalensi stunting di Desa Bayuning.  

References

Kesehatan dan Kebidanan Nusantara Volum, J., Nurussakinah, R., Suzana Mediani, H., Purnama, D., & Keperawatan, F. (2024). Pentingnya Dukungan Emosional untuk Orang Tua Anak Autisme di SLB: Pembelajaran dari Pengalaman Kecemasan.

Kesehatan, J., Nusantara, K., Aisyah, I. S., Kesehatan, D., Fakultas, M., & Kesehatan, I. (2024). Analisis Hubungan Antara Praktik Higienis dan Kejadian Penyakit Diare: Kasus Dusun Jagabaya.

Saraswati, D. (2024). Inovasi Pelayanan Kesehatan: Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner melalui Posbindu PTM. Jurnal Kesehatan Dan Kebidanan Nusantara, 2(1). https://www.who.int/news-room/fact-

. S. S., & Al Faiqoh, Z. (2022). Peran Kader Posyandu dalam Pemantauan Status Gizi Balita : Literature Review. Journal of Health Education and Literacy, 5(1), 19–25. https://doi.org/10.31605/j-healt.v5i1.1573

Anggraeni, T., Kumala Dewi, R., Estu Utomo, S., Studi Sarjana Kebidanan, P., & Author, C. (2024). HUBUNGAN PERAN KADER POSYANDU DENGAN STUNTING DI DESA SUKOREJO. Jurnal Cakrawala Keperawatan, 01(02), 127–133.

https://doi.org/10.35872//jck

Aprilia, D. (2022). Perbedaan Risiko Kejadian Stunting Berdasarkan Umur Dan Jenis Kelamin. Jurnal Kebidanan, 11(2), 25–31. https://doi.org/10.47560/keb.v11i2.393

Aprilia, Y. N., Sani, D. A., Anggadimas, N. M., Studi, P., Informatika, T., Informasi, F. T., & Pasuruan, U. M. (n.d.). Klasifikasi Status Penderita Gizi Stunting Pada Balita Menggunakan Metode Random Forest ( Studi Kasus di Kelurahan Petamanan Kota Pasuruan ). 143–154.

Aryanti, F. D., Luailiya, N., Misrochah, N., Patmawati, N. K., Christiana, E. B., & Hasanah, M. (2024). Penilaian Status Gizi, Edukasi dan Pengenalan Inovasi Pangan sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil di Desa Rejosari Kabupaten Demak. Jurnal Pengabdian KOLABORATIF, 2(2), 56. https://doi.org/10.26623/jpk.v2i2.9613

Damayanti, D. K. D., & Jakfar, M. (2023). Klasifikasi Status Stunting Balita Menggunakan Algoritma Fuzzy C-Means (Studi Kasus Posyandu Rw 01 Kelurahan Jepara Surabaya). MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika, 11(3), 533–542. https://doi.org/10.26740/mathunesa.v11n03.p524-533

Dyna, F., Febriyeni, C., Kharisna, D., Qusthia, H., Hastuti, D. R., Rahmadani, N. R., & Juliarif, L. R. (2023). Gerakan Pencegahan Stunting (Genting) melalui Edukasi dan Deteksi Dini Stunting (Denting). Jurnal Peduli Masyarakat, 5(1), 233–240. https://doi.org/10.37287/jpm.v5i1.1637

Fitriani, F., & Darmawi, D. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Biology Education, 10(1), 23–32. https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1.4114

Hartati, L., & Wahyuningsih, A. (2021). Hubungan Kejadian Stunting dengan Perkembangan Anak Usia 24-59 Bulan di Desa Wangen Polanharjo. INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan, 11(1), 28–34. https://doi.org/10.61902/involusi.v11i1.173

Haskas, Y. (2020). Gambaran Stunting Di Indonesia: Literatur Review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(2), 2302–2531. Hermawan, D., Subari, F. A., & Tua, R. (2023). Warta Pengabdian Andalas. Warta Pengabdian Andalas, 30(3), 480–491.

Hizriyani, R. (2021). Pemberian Asi Ekslusif Sebagai Pencegahan Stunting. Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon, 8(2), 55–62. https://doi.org/10.32534/jjb.v8i2.1722

Khairani, N., Effendi, S. U., Yulianti, E. P., & Arada, I. (2023). Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pengukuran Status Gizi pada Remaja Putri Efforts to Prevent Stunting Through Measuring Nutritional Status of Adolescent Girls. 2, 57–66.

Mustika, W., & Syamsul, D. (2018). Analisis Permasalahan Status Gizi Kurang Pada Balita di Puskesmas Teupah Selatan Kabupaten Simeuleu. Jurnal Kesehatan Global, 1(3), 127. https://doi.org/10.33085/jkg.v1i3.3952

Nurlathifah N. Yusuf, S. N. I. (2023). Intervensi Gizi Spesifik dalam Upaya Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk pada Balita di Dusun Sira Lauk. Community Development Journal, 4(2), 1147–1150.

Parangin-angin, N., Pasaribu, Y., & Perangin-angin, R. W. E. P. (2024). Edukasi Kesehatan Dalam Keperawatan Keluarga Tentang Pencegahan Stunting Dalam Pemberian Asupan Gizi Yang Cukup Pada Anak Di Desa Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 741–745. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2869

Prehatiningtias, E. T., Yonifasari, C. D., Rahmawati, E., Stefani, A. V., & Auliasari, I. N. (2023). Jurnal Bina Desa Edukasi Stunting pada Masyarakat untuk Mencegah dan Menanggulangi Stunting di Desa Tegalombo Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo. Jurnal Bina Desa, 5(3), 378–383.

Renyoet, B. S., Oktapianus, O., & Dary, D. (2023). Prevalensi Anak Stunting di Kota Salatiga Tahun 2020. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 8(1), 76–86. https://doi.org/10.14710/jekk.v8i1.13111

Rokhman, A., & Nana, Q. (2020). Kejadian Stunting Pada Anak Usia Prasekolah ( 3- 5 Tahun ) Berdasarkan Status Sosial Ekonomi Dan Penyakit Infeksi. 9(2), 73–85. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v9i2.277

Rosyida, I. A., Arisandra, M. L., Noviyanti, D. A., Aprilian, R., Cahyono, C. B., & Abidin, K. U. (2024). Pemantauan Status Gizi Balita Dan Pentingnya Pemberian Pmt Pada Balita Desa Durikedungjero, Ngimbang, Lamongan. Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA, 5(1), 24–33. https://doi.org/10.52166/baktikita.v5i1.5475

Suprihartini, L., Rinaldi, H., Saputra, H. M., Sulaiman, S., Tandra, R., & Krisandi, S. D. (2023). Pelatihan Penggunaan Aplikasi SPSS untuk Statistik Dasar Penelitian bagi Mahasiswa Se-kota Pontianak. Kapuas, 3(1), 35–39. https://doi.org/10.31573/jk.v3i1.527

Syamsuddin, S., Studi, P. S., Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Mulia, S., & Studi DIII Fisioterapi, P. (n.d.). Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Tinjauan Efektivitas Intervensi Gizi terhadap Stunting dan Masalah Gizi pada Anak Balita. 1(3), 2024– 2124. https://doi.org/10.69930/jrski.v1i3.156

Tarmizi, S. N. (2024). Membentengi anak dari stunting. 20. Wibowo, D. P., S, I., Tristiyanti, D., Normila, N., & Sutriyawan, A. (2023). Hubungan Pola Asuh Ibu dan Pola Pemberian Makanan terhadap Kejadian Stunting. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 6(2), 116–121. https://doi.org/10.33006/jikes.v6i2.543

Wijayanti, K. D., Risyad, A., Fitriasiwi, A. H., Almaas, A. F., Hidayati, E. N., Rahma, M. A., Supriani, Y., Ramadhani, A. R. P., Pangrokti, A. N., Maharani, K., & Annisyah, N. (2022). Upaya Pencegahan Stunting Di Kelurahan Pasar Kliwon. Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(6), 332–338. https://doi.org/10.55824/jpm.v1i6.174

Yuningsih, Y. (2022). Hubungan Status Gizi dengan Stunting pada Balita. Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(2), 102–109. https://doi.org/10.35316/oksitosin.v9i2.1845

Downloads

Published

2024-11-29

How to Cite

Transformasi Data Menjadi Tindakan : Menguak Stunting Di Desa Bayuning. (2024). Wellness Jurnal Kesehatan Dan Pelayanan Masyarakat, 1(2), 33-41. https://doi.org/10.69688/jkpm.v1i2.168