Efektivitas Edukasi Kesehatan Digital dalam Meningkatkan Kesadaran Gizi pada Ibu Hamil di Wilayah Pedesaan
DOI:
https://doi.org/10.69688/jkpm.v1i2.215Keywords:
edukasi kesehatan digital, kesadaran gizi, ibu hamil, wilayah pedesaan, teknologi kesehatanAbstract
Kesadaran gizi yang baik pada ibu hamil sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu dan perkembangan janin. Namun, keterbatasan akses informasi di wilayah pedesaan sering kali menjadi hambatan dalam meningkatkan pemahaman mengenai gizi seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi kesehatan digital dalam meningkatkan kesadaran gizi pada ibu hamil di wilayah pedesaan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pre-test dan post-test pada dua kelompok: kelompok intervensi yang mendapatkan edukasi kesehatan digital melalui aplikasi dan media sosial, serta kelompok kontrol yang menerima edukasi konvensional melalui penyuluhan langsung. Sampel penelitian terdiri dari 100 ibu hamil yang dipilih secara purposive sampling di beberapa desa. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk melihat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan skor pengetahuan gizi yang lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Selain itu, tingkat keterlibatan ibu hamil dalam mengakses informasi kesehatan melalui platform digital meningkat, menunjukkan bahwa metode ini lebih efektif dalam menyampaikan edukasi gizi dibandingkan metode konvensional. Kesimpulannya, edukasi kesehatan digital terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran gizi ibu hamil di wilayah pedesaan. Oleh karena itu, integrasi teknologi digital dalam program kesehatan ibu dan anak perlu lebih dioptimalkan untuk menjangkau populasi yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan
References
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., et al. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427-451.
Korda, H., & Itani, Z. (2013). Harnessing social media for health promotion and behavior change. Health Promotion Practice, 14(1), 15-23.
Kurniawan, R., & Wijayanti, A. (2021). Challenges in digital health education for rural areas. Journal of Rural Health Research, 8(2), 45-60.
Lau, Y. K., Wong, S. H., & Chan, P. K. (2020). Effectiveness of mobile apps in improving maternal nutrition. Public Health Nutrition, 23(4), 785-794.
Rachmad, H., Sari, D. P., & Nugroho, A. (2021). Access to health information among pregnant women in rural areas. Indonesian Journal of Public Health, 17(3), 112-125.
Smith, M., Jones, L., & Taylor, R. (2019). Social media as a tool for nutrition education. Nutrition Today, 54(2), 78-85.
Utami, R. S., Yulianto, A., & Rahmawati, E. (2022). Mobile health applications for improving maternal nutrition in Indonesia. Indonesian Journal of Nutrition, 14(1), 55-67.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Anisa Putri, Budi Santoso (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

