Hubungan Antara Kesehatan Lingkungan dan Kadar Kesejahteraan Sosial pada Masyarakat Pesisir

Authors

  • Dewi Fitri Kartika Universitas Putra Hasanundin Author
  • Hendro Jaka Wijaya Universitas Sari Mutiara Author

DOI:

https://doi.org/10.69688/jkpm.v2i1.219

Keywords:

Kesehatan Lingkungan, Kesejahteraan Sosial, Masyarakat Pesisir, Sanitasi, Kualitas Hidup

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas kesehatan lingkungan dengan kadar kesejahteraan sosial pada masyarakat pesisir. Metode penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang (cross-sectional) dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat reproducible. Data dikumpulkan dari 200 responden di wilayah pesisir menggunakan teknik purposive sampling melalui instrumen kuesioner skala Likert yang telah divalidasi (nilai Cronbach's Alpha > 0,6). Analisis data dilakukan dengan uji statistik deskriptif dan regresi logistik menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan (p < 0,05) di mana variabel kesehatan lingkungan berkontribusi sebesar 36,8% terhadap variansi kesejahteraan sosial. Akses air bersih menjadi faktor paling dominan yang meningkatkan peluang kesejahteraan hingga 2,3 kali lipat, diikuti oleh pengelolaan sanitasi limbah sebesar 2,03 kali lipat. Temuan tambahan melalui analisis spasial mengonfirmasi bahwa keterbatasan infrastruktur sanitasi akibat faktor fisik pesisir (intrusi air laut) memperburuk kerentanan sosial-ekonomi warga. Simpulan penelitian menegaskan bahwa intervensi kesehatan lingkungan merupakan strategi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat pesisir.

References

Adiguna, R., & Setiawan, B. (2021). Dampak urbanisasi terhadap perubahan penggunaan lahan dan kualitas lingkungan di wilayah peri-urban. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 17(2), 145–158.

Arifin, Z., & Handayani, S. (2020). Analisis spasial kepadatan hunian dan sanitasi lingkungan terhadap kejadian demam berdarah dengue (DBD. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 19(1), 32–40.

Budiman, A., & Kusnanto, H. (2022). Hubungan akses air bersih dan pengelolaan limbah rumah tangga dengan kejadian leptospirosis di daerah endemik. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(1), 210–222.

Prasetyo, D., & Utami, R. (2023). Dinamika wilayah peri-urban: Tantangan infrastruktur kesehatan dan transmisi penyakit menular baru. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 15(1), 45–59.

Pristiyanto, A., Putri, S. A., Setiawan, Suhardi, " Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis, "Literasi Keuangan sebagai Faktor Kunci Penentu Preferensi Investasi Generasi Milenial, Lusardi, M. R., Mitchell, O. S., Hendriyani, R., Nurrachmi, S., Ismanto, D., Santoso, A. B., Sari, P., Utami, T., & Kurniawan, H. (2023). Analisis Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pengambilan Keputusan Investasi pada Generasi Milenial di Indonesia. AsbaK: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 1(1), 174-185,.

Putra, Y. & others. (2022). Pelatihan Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata Di Hotel Saka Medan Tahun 2022. Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara, 1(1), 6–12.

Saputra, H., & Rahayu, P. (2021). Perencanaan tata ruang dan mitigasi penyakit berbasis lingkungan di pemukiman padat penduduk. Jurnal Arsitektur dan Perencanaan (JUARA, 4(2), 188–201.

Suryani, T., & Wibowo, F. (2025). Pemodelan regresi logistik untuk kesejahteraan masyarakat pesisir berdasarkan indeks kesehatan lingkungan di Indonesia Timur. Jurnal Statistika dan Sains Data Indonesia, 10(1), 15–29.

Wahyudi, S. (2022). Analisis regresi logistik faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran penyakit berbasis lingkungan di kawasan urban. Jurnal Statistika dan Aplikasinya, 6(2), 88–97.

Downloads

Published

2025-05-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hubungan Antara Kesehatan Lingkungan dan Kadar Kesejahteraan Sosial pada Masyarakat Pesisir. (2025). Wellness Jurnal Kesehatan Dan Pelayanan Masyarakat, 2(1), 12-15. https://doi.org/10.69688/jkpm.v2i1.219