Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Akses Masyarakat terhadap Layanan Kesehatan Primer

Authors

  • Meilani Sartika Putri Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan Author
  • Ahmad Irfansyah Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.69688/jkpm.v2i2.238

Keywords:

akses layanan Kesehatan, faktor sosial ekonomi, layanan kesehatan primer, jaminan Kesehatan, ketimpangan kesehatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, pendidikan, pekerjaan, dan jaminan kesehatan terhadap akses layanan kesehatan primer di wilayah perkotaan dan pedesaan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei cross-sectional terhadap 400 responden di Jawa Tengah, data dikumpulkan melalui kuesioner tervalidasi dan dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Temuan utama menunjukkan bahwa pendapatan (p=0.000) dan kepemilikan jaminan kesehatan (p=0.001) merupakan prediktor paling signifikan terhadap kemudahan akses. Masyarakat berpendapatan tinggi memiliki peluang 3,1 kali lebih besar untuk mengakses layanan dibandingkan kelompok ekonomi rendah. Pendidikan berpengaruh signifikan (p=0.002), namun jenis pekerjaan hanya berdampak moderat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah berjalan, ketimpangan akses tetap terjadi akibat faktor ekonomi dan hambatan geografis di pedesaan. Pemerintah perlu mengintegrasikan kebijakan subsidi finansial dengan pemerataan infrastruktur fisik untuk mencapai keadilan kesehatan.

References

Handayani, T. (2022). Efektivitas Jaminan Kesehatan Nasional terhadap Pemanfaatan Layanan Primer di Wilayah Urban Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 11(3), 145–152.

Mubarok, M., & Wulandari, D. (2023). TRANSFORMASI SIKAP MAHASISWA MENJADI GARDA TERDEPAN ANTI KORUPSI. Jurnal Media Dan Komunikasi (MEKAS), 1(1), 66–78.

Pratama, M. I. W., Hariansah, S., Zulkifli, M., Tribuana, R., & Sunggara, M. (2024). Analisis Kritis Peraturan Daerah Provinsi Bangka Belitung Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Penataan Usaha Perkebunan Kelapa Sawit dalam Perspektif Hukum Ekonomi Richard Posner. Jurnal Legalitas (JLE), 2(2), 1–14.

Rahayu, S., & Wijaya, K. (2021). Faktor Sosial Ekonomi dan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Selama Pandemi COVID-19. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 89–101.

RI, K. K. (2024). Laporan Capaian Transformasi Layanan Primer Indonesia Tahun 2023. Kemenkes RI.

Sari, M. P. (2025). Digitalisasi Layanan Puskesmas: Tantangan dan Peluang Pemerataan Akses di Daerah Tertinggal. Jurnal Teknologi Kesehatan, 19(4), 310–325.

Setiawan, B. (2023). Analisis Spasial Aksesibilitas Geografis Puskesmas di Wilayah Pedesaan Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Geografi Kesehatan, 9(2), 77–88.

Suhendra, D. & dkk. (2024). Pengaruh Status Sosial Ekonomi Terhadap Kepatuhan Peserta BPJS Kesehatan Sektor Informal. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 12(1), 55–68.

Teknologi Informasi, P. (2023). Profil Pelayanan Kesehatan Primer di Indonesia Tahun 2022. Kementerian Kesehatan RI.

Utami, N. W. (2022). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Pemanfaatan Layanan Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3), 112–120.

Wulandari, R., & Santoso, H. (2023). Literasi Kesehatan sebagai Mediasi Hubungan Pendidikan terhadap Perilaku Pencarian Pengobatan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(2), 201–215.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Akses Masyarakat terhadap Layanan Kesehatan Primer. (2025). Wellness Jurnal Kesehatan Dan Pelayanan Masyarakat, 2(2), 38-44. https://doi.org/10.69688/jkpm.v2i2.238