Pemanfaatan Telemedicine sebagai Alternatif Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil: Studi Kualitatif
DOI:
https://doi.org/10.69688/jkpm.v2i2.240Keywords:
Telemedicine, layanan Kesehatan, daerah terpencil, studi kualitatif, aksesibilitas, teknologi Kesehatan, infrastruktur digitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan telemedicine sebagai alternatif layanan kesehatan di daerah terpencil, dengan fokus pada persepsi, tantangan, dan dampaknya terhadap aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tenaga kesehatan, pasien, serta pengambil kebijakan di tiga wilayah terpencil di Indonesia, dan dianalisis menggunakan teknik tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telemedicine memberikan solusi signifikan terhadap keterbatasan akses layanan kesehatan, terutama dalam hal konsultasi medis, pemantauan kondisi kronis, dan efisiensi rujukan. Temuan penting lainnya mencakup peningkatan keterlibatan pasien dalam pengambilan keputusan medis serta pengurangan biaya transportasi dan waktu tempuh. Namun, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi, serta kendala regulasi menjadi hambatan utama dalam implementasi yang optimal. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa telemedicine memiliki potensi besar sebagai alternatif layanan kesehatan di daerah terpencil, namun keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan infrastruktur, kebijakan pemerintah, serta pelatihan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat. Diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pemanfaatan telemedicine yang berkelanjutan dan inklusif.
References
Agustina, R., & Putri, N. A. (2021). Evaluasi efektivitas pelatihan telemedicine bagi tenaga medis di daerah perbatasan. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia, 10(3), 134–140.
Arditya Prayogi, S. S., Riki Nasrullah, Dimas Prasetya, Ryan Marina. (2024). SHAPING DEMOCRACY IN THE DIGITAL AGE: THE ROLE OF MEDIA IN INFLUENCING VOTER BEHAVIOR AND POLITICAL COMMUNICATION. Jurnal Media Dan Komunikasi, 2(1), 24–33.
Handayani, P. W., Hidayanto, A. N., & Budi, I. (2018). Factors affecting user adoption of e-health: A case study of telemedicine in Indonesia. Telematics and Informatics, 35(1), 128–139. https://doi.org/10.1016/j.tele.2017.10.002
Hasbullah, H., Uki Sajiman, S., & Rahmawat, E. Y. (2024). Pendampingan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bagi Guru Yayasan Cordova di Tanggerang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara, 2(2), 34–38.
Indonesia, K. K. R. (2023). Pedoman Pelayanan Telemedicine untuk Daerah Terpencil. Kemenkes RI.
Nugroho, H., & Kartikasari, D. (2021). Literasi digital tenaga kesehatan dalam penggunaan aplikasi telekonsultasi. Jurnal Informatika Kesehatan Indonesia, 5(1), 12–19.
Prasetyo, B., & Nurhadi, M. (2022). Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan telemedicine di daerah semi-perkotaan. Media Medika Indonesiana, 56(3), 203–211.
Rahmawati, N., & Siregar, R. (2023). Evaluasi implementasi telemedicine pada wilayah pedesaan di Kalimantan: Studi deskriptif. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 12(2), 91–101.
Setiawan, I., Rahmawati, A., & Widodo, S. (2021). Telemedicine dalam masa pandemi COVID-19: Akses dan tantangan di Indonesia. Jurnal Sistem Kesehatan, 9(1), 45–53. https://doi.org/10.14710/jsk.v9i1.30158
Siswanto, E. (2024). Kemampuan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran Matematika: Systematic Literature Review. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah, 8.
Susanti, R., & Lexi, S. A. (2025). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hipnosis Lima Jari Untuk Mengatasi Kecemasan Selama Kehamilan. Jurnal Kesehatan Dan Kebidanan Nusantara, 3(1), 12–18.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mhd Muhammad Dani, Yuliana Sari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

