Integrasi Bahasa Daerah dalam Antarmuka Sistem Informasi Desa: Studi UX Multibahasa dan Lokalitas

Authors

  • Volvo Sihombing Unversitas Murni Teguh Author

Keywords:

Bahasa daerah, Sistem Informasi Desa, User Experience (UX), Multibahasa, Lokalitas, Usability

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang integrasi bahasa daerah dalam antarmuka Sistem Informasi Desa (SID) guna meningkatkan pengalaman pengguna (User Experience/UX) berbasis multibahasa dan lokalitas. Studi ini menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain eksploratori-sekuensial yang melibatkan analisis kebutuhan pengguna, perancangan prototipe antarmuka multibahasa, serta pengujian usability kepada perangkat desa dan masyarakat. Instrumen penelitian meliputi kuesioner System Usability Scale (SUS), wawancara semi-terstruktur, observasi penggunaan sistem, dan analisis komparatif sebelum dan sesudah integrasi bahasa daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi bahasa daerah pada elemen navigasi, label menu, dan pesan sistem secara signifikan meningkatkan pemahaman pengguna, menurunkan tingkat kesalahan input, serta mempercepat waktu penyelesaian tugas. Nilai rata-rata SUS meningkat dari kategori “cukup” menjadi “baik” setelah penerapan antarmuka multibahasa berbasis lokalitas. Selain itu, pengguna menunjukkan tingkat kepercayaan dan keterlibatan yang lebih tinggi terhadap sistem. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan UX berbasis konteks budaya dan linguistik lokal berkontribusi positif terhadap efektivitas dan inklusivitas layanan digital desa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan standar desain antarmuka SID yang adaptif terhadap keberagaman bahasa daerah sebagai strategi transformasi digital yang berorientasi pada masyarakat

References

R. Heimgärtner, Cultural User Experience Design: From Tool to Friend. Springer Nature, 2020. doi: 10.1007/978-3-030-22100-3.

G. W. Pradana, “Aksesibilitas Digital dalam Pelayanan Publik: Studi Kasus Penggunaan Bahasa Daerah pada Portal Pemerintah Daerah,” Jurnal Administrasi Publik, vol. 17, no. 2, pp. 201–215, 2021.

K. Desa, P. D. Tertinggal, and Transmigrasi, Panduan Teknis Pengembangan Sistem Informasi Desa Terpadu. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, 2024.

B. Shneiderman, C. Plaisant, M. Cohen, S. Jacobs, and N. Elmqvist, “Designing the User Interface: Strategies for Effective Human-Computer Interaction.” Pearson, 2016.

A. Budiman and H. Setiawan, “Digitalisasi Desa: Integrasi Kearifan Lokal dalam Sistem Informasi Pelayanan Publik di Indonesia,” Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, vol. 14, no. 2, pp. 112–128, 2023.

A. S. Al-Azzawi, “The Impact of Language Localization on User Experience: A Comparative Study,” International Journal of Human-Computer Interaction, vol. 37, no. 8, pp. 745–758, 2021.

P. A. Sunarya and Sudaryono, “Penerapan User Experience pada Sistem Informasi Desa untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat,” Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis, vol. 8, no. 3, pp. 310–322, 2020.

D. Rahmawati and K. Wijaya, “Evaluasi UX Multibahasa pada Aplikasi Mobile di Pedesaan: Tantangan Lokalitas dan Literasi Digital,” Jurnal Interaction Design Indonesia, vol. 9, no. 1, pp. 44–59, 2025.

Downloads

Published

2025-07-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Integrasi Bahasa Daerah dalam Antarmuka Sistem Informasi Desa: Studi UX Multibahasa dan Lokalitas. (2025). Jurnal Ilmu Komputer Ruru, 2(2), 59-64. https://journal.lintasgenerasi.com/index.php/JIKR/article/view/259