Eksplorasi Senyawa Metabolit Sekunder Tanaman Endemik sebagai Biopestisida Alami dalam Pengendalian Hama Invasif
DOI:
https://doi.org/10.69688/katera.v2i2.281Keywords:
metabolit sekunder, tanaman endemik, biopestisida alami, hama invasif, bioaktivitasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi ekstrak senyawa metabolit sekunder dari tanaman endemik sebagai agen biopestisida alami dalam mengendalikan hama invasif. Metode yang digunakan meliputi ekstraksi senyawa aktif menggunakan pelarut organik, uji fitokimia untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin, serta uji bioaktivitas terhadap hama invasif melalui pengamatan tingkat mortalitas dan penghambatan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman endemik memiliki aktivitas biopestisida yang signifikan, ditandai dengan peningkatan mortalitas hama serta penurunan aktivitas makan dan perkembangan larva. Senyawa metabolit sekunder yang dominan berperan sebagai toksikan alami dan penghambat sistem fisiologis hama. Kesimpulannya, ekstrak metabolit sekunder tanaman endemik berpotensi tinggi sebagai alternatif biopestisida ramah lingkungan yang efektif dalam mengendalikan hama invasif, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pestisida sintetis.
References
[1] S. S. Shityakov and E. J. G. Santos, “The Role of Plant Secondary Metabolites in Biopesticide Development: A Review of Recent Advances,” J. Agric. Food Chem, vol. 70, no. 12, pp. 3450-3465, Mar. 2022.
[2] A. R. Singh, M. K. Sharma, and P. L. Gupta, “Secondary Metabolites: Exploring the Potential of Endemic Flora for Sustainable Pest Management,” Phytochem. Rev, vol. 21, no. 4, pp. 889-912, Aug. 2023.
[3] M. R. Sartori and L. C. Silva, “Bioactivity of Endemic Plant Extracts against Invasive Insect Species: Mechanism of Action and Field Efficacy,” Biol. Control, no. 104803, Jan. 2022.
[4] J. W. Bakar and H. Husni, “Phytochemical Screening of Alkaloids and Flavonoids in Endemic Plants as Green Pesticide Candidates,” Indones. J. Chem, vol. 21, no. 3, pp. 567-578, Jun. 2021.
[5] K. J. Müller and T. H. Schulz, “Invasive Pest Management: Leveraging Biodegradable Secondary Metabolites for Ecological Balance,” J. Environ. Manage, no. 114055, Jan. 2022.
[6] S. P. Aditya Nugraha Putra, “KOMUNIKASI KRISIS DI ERA DIGITAL STUDI KASUS PENANGANAN KRISIS REPUTASI PADA BRAND X DI MEDIA SOSIAL,” Jurnal Media dan Komunikasi, vol. 2, no. 1, pp. 18–23, 2024.
[7] K. Chen, A. Jiang, and Y. Zhang, “Social media and investor attention: Evidence from China,” Journal of Financial Markets, vol. 53, p. 100593, 2021.
[8] D. Ginting, “Eksplorasi Kekayaan Botani Sumatera Utara sebagai Bahan Baku Insektisida Nabati Berkelanjutan,” J. Pertan. Trop, vol. 10, no. 1, pp. 112-124, Feb. 2023.
[9] I.P.C.C. and F.A.O., Integrated Pest Management: Strategies for Controlling Invasive Species in a Changing Climate. Rome, Italy: FAO Publications, 2024.
[10] M. A. Farag and G. S. Ahmed, “Volatile Organic Compounds (VOCs) and Non-Volatiles in Endemic Plants: A Dual Defense Mechanism against Invasives,” Front. Plant Sci, no. 823451, Mar. 2025.
[11] R. S. Lestari, “Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Tanaman Lokal terhadap Mortalitas Hama Invasif pada Tanaman Hortikultura,” J. Hama dan Penyakit Tumbuh, vol. 9, no. 4, pp. 310-322, Nov. 2021.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lusi Fitri Handayani, Johannes Ketaren (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

