Benchmarking Model Bisnis Startup Agritech di Indonesia: Studi Komparatif antara Jawa dan Sumatera
DOI:
https://doi.org/10.69688/katera.v2i2.284Keywords:
Startup Agritech, Model Bisnis, Benchmarking, Ekosistem Startup, Pertanian DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan model bisnis startup agritech di Indonesia melalui pendekatan benchmarking antara wilayah Jawa dan Sumatera. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi komparatif terhadap beberapa startup agritech yang beroperasi di kedua wilayah tersebut. Data dikumpulkan melalui studi literatur, analisis laporan perusahaan, serta observasi terhadap model bisnis yang digunakan, termasuk aspek proposisi nilai, segmen pelanggan, sumber pendapatan, dan pola kemitraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa startup agritech di Jawa cenderung memiliki ekosistem yang lebih matang, dukungan infrastruktur digital yang lebih baik, serta akses pendanaan yang lebih luas, sehingga model bisnisnya lebih terdiversifikasi dan berorientasi pada integrasi rantai pasok. Sementara itu, startup agritech di Sumatera lebih banyak berfokus pada solusi praktis bagi petani lokal, seperti akses pasar dan distribusi hasil pertanian, dengan model bisnis yang relatif lebih sederhana dan berbasis komunitas. Temuan ini menunjukkan bahwa perbedaan kondisi ekosistem regional memengaruhi strategi pengembangan model bisnis startup agritech. Penelitian ini menyimpulkan bahwa benchmarking antara kedua wilayah dapat memberikan wawasan strategis bagi pengembangan model bisnis agritech yang lebih adaptif dan berkelanjutan di Indonesia.
References
[1] Z. Arifin and A. Wijaya, “Transformasi Digital Pertanian: Analisis Komparatif Ekosistem Startup Agritech di Pulau Jawa dan Sumatera,” Jurnal Manajemen dan Agribisnis, vol. 22, no. 1, pp. 45–58, 2025.
[2] M. S. Batubara and H. Siregar, “Implementasi Supply Chain Management pada Startup Agritech: Studi Kasus Komoditas Unggulan di Sumatera Utara,” Jurnal Integrasi Sistem Industri, vol. 12, no. 1, pp. 12–25, 2025.
[3] R. Fauzi and T. Handoko, “Strategi Penetrasi Pasar Startup Agrikultur di Wilayah Perdesaan Jawa Barat: Pendekatan Business Model Canvas,” Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, vol. 16, no. 2, pp. 89–104, 2025.
[4] I. Gunawan and R. Pratama, “Analisis Efisiensi Biaya Logistik Agritech: Perbandingan Infrastruktur Distribusi Jawa Tengah dan Lampung,” Jurnal Logistik Indonesia, vol. 9, no. 1, pp. 33–47, 2025.
[5] N. Hidayat and D. Saputri, “Adopsi Teknologi Precision Farming pada Petani Mitra Startup di Jawa Timur,” Jurnal Teknologi Pertanian, vol. 26, no. 1, pp. 77–90, 2025.
[6] B. Irawan and W. Kusuma, “Model Keberlanjutan Bisnis Startup Social Enterprise di Sektor Pertanian Sumatera Selatan,” Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, vol. 30, no. 2, pp. 112–125, 2025.
[7] A. D. Lestari, Y. Yulinartati, and E. Fitriya, “Rekonstruksi Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil Dan Menengah,” Jurnal Ilmu Hukum, Ilmu Sosial dan Ekonomi, vol. 1, no. 2, pp. 42–48, 2024.
[8] I. Maulana, H. R. Sanjaya, F. Setiyansyah, D. R. Wibowo, and F. Sinlae, “Sistem Operasi Pada Komputer Yang Paling Banyak Digunakan,” ARembeN Jurnal Pengabdian Multidisiplin, vol. 2, no. 1, pp. 9–17, 2024.
[9] L. U. Niamah and D. P. Nugroho, “MENELUSUR JEJAK DIGITAL ANGGOTA DPRD TULUNGAGUNG”.
[10] R. Ariyansah et al., “Pelatihan Membaca Gambar Teknik PT. Sanden Indonesia,” ARembeN Jurnal Pengabdian Multidisiplin, vol. 2, no. 2, pp. 66–71, 2024.
[11] S. S. Armanda Putri Arif Ramadhan, “PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMSI INFORMASI DI KALANGAN GENERASI Z,” Jurnal Media dan Komunikasi, vol. 2, no. 2, pp. 34–39, 2025.
[12] A. Pristiyanto et al., “Analisis Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pengambilan Keputusan Investasi pada Generasi Milenial di Indonesia,” AsbaK: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 1, no. 1, pp. 174-185, Aug. 2023.
[13] R. Sitorus and J. Marpaung, “Analisis Komparatif Rantai Nilai Digital pada Komoditas Kopi di Gayo dan Temanggung,” Jurnal Agribisnis Indonesia, vol. 13, no. 2, pp. 134–148, 2025.
[14] S. Nugroho and E. Wahyuni, “Valuasi Ekonomi Ekosistem Digital Agribisnis: Perbandingan Startup di Jabodetabek dan Medan,” Jurnal Ekonomi Pembangunan, vol. 26, no. 2, pp. 210–224, 2025.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Budi Santoso, Rizky Ramadhan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

