Pengaruh Tepung Daun Kaliandra (Calliandra Calothyrsus) Dan Daun Singkong Terhadap Bobot Dan Vakuola Lemak Hati Itik Lokal Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.69688/mouse.v2i1.212Keywords:
Kaliandra, Pakan, SingkongAbstract
Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kaliandra dan daun singkong terhadap bobot dan jumlah vakuola lemak hati itik lokal Indonesia. Metode Penelitian: Sebanyak 18 ekor itik lokal dipelihara di kandang batere selama 14 hari. Perlakuan penelitian adalah penambahan tepung daun kaliandra dan daun singkong dalam pakan dengan persentase masing-masing 9%. Setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali sehingga dihasilkan 18 satuan perlakuan. Variabel penelitian adalah bobot dan jumlah vakuola lemak hati itik. Hasil Penelitian: Pemberian tepung kaliandra dalam pakan memiliki bobot hati tertinggi (51,4 g), sedangkan perlakuan pemberian tepung daun singkong memiliki bobot hati terendah (46,52 g). Jumlah vakuola lemak tertinggi dimiliki oleh hati dengan perlakuan kontrol yaitu 1,395, sedangkan terendah dimiliki oleh hati dengan perlakuan pemberian kaliandra yaitu sebesar 846,4.
References
[1] F. Ahmad and M. Syarif, “Analisis Histopatologi Hati Itik yang Diberi Pakan Daun Kaliandra dengan Level Tanin Berbeda,” Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, vol. 29, no. 2, pp. 115–128, 2024.
[2] I. Zulkarnain, “Aplikasi Pengolahan Citra Digital dalam Menghitung Persentase Vakuola Lemak pada Jaringan Hati Ternak,” Jurnal Teknologi Sistem Informasi, vol. 13, no. 1, pp. 77–89, 2024.
[3] P. Astuti and A. Nugroho, “Efektivitas Pengolahan Tepung Daun Singkong dalam Menurunkan Kadar Asam Sianida (HCN) untuk Pakan Unggas,” Jurnal Nutrisi Indonesia, vol. 12, no. 1, pp. 45–59, 2023.
[4] S. Nasution, “Evaluasi Penggunaan Pakan Hijauan Leguminosa pada Itik: Tinjauan dari Sisi Anatomi dan Performa,” Jurnal Sains Peternakan Indonesia, vol. 20, no. 1, pp. 12–25, 2025.
[5] R. Hidayat and Y. Pratama, “Hubungan Antara Konsumsi Tanin dari Daun Kaliandra dengan Bobot Organ Visceral pada Itik Alabio,” Jurnal Riset Peternakan, vol. 9, no. 3, pp. 210–224, 2024.
[6] N. Ginting, Potensi Hijauan Lokal sebagai Substitusi Ransum Itik Pedaging di Sumatera Utara. Medan: USU Press, 2022.
[7] M. A. Lubis and T. Sitepu, “Karakteristik Karkas dan Bobot Organ Dalam Itik Lokal yang Diberi Tambahan Tepung Daun Singkong Fermentasi,” Jurnal Produksi Ternak Terpadu, vol. 6, no. 2, pp. 88–102, 2024.
[8] C. Budiman and S. Handayani, “Metabolisme Lemak dan Akumulasi Vakuola pada Hati Itik Lokal yang Mengonsumsi Bahan Pakan Inkonvensional,” Jurnal Fisiologi Hewan Tropis, vol. 7, no. 1, pp. 22–36, 2025.
[9] D. Saputra and E. Wahyuni, “Pengaruh Antioksidan dalam Daun Singkong terhadap Penurunan Infiltrasi Lemak pada Hati Itik,” Jurnal Kedokteran Hewan Tropis, vol. 15, no. 1, pp. 55–68, 2024.
[10] B. Purnomo and I. Sari, “Pemanfaatan Calliandra calothyrsus dalam Ransum Unggas: Tantangan dan Solusi Antinutrisi,” Jurnal Teknologi Pakan, vol. 18, no. 4, pp. 301–315, 2021.
[11] A. Irawan and W. Kusuma, Nutrisi Ternak Unggas: Pendekatan Biokimia dan Patologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2023.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kurniawan Sinaga (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

