Etika Penelitian
Mouse : Jurnal Humaniora berkomitmen memastikan bahwa penelitian yang diterbitkan memenuhi prinsip etika penelitian, menghormati hak dan martabat subjek penelitian, serta menjaga privasi, keselamatan, dan integritas data.
1. Prinsip Umum Etika Penelitian
Penulis bertanggung jawab memastikan penelitian dilaksanakan secara jujur, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan etika yang berlaku pada bidang keilmuan masing-masing.
Penelitian yang melibatkan manusia, hewan, data pribadi, kelompok rentan, atau prosedur yang memiliki risiko etis harus memenuhi persyaratan etika yang relevan sebelum penelitian dilaksanakan.
2. Kriteria Ethical Clearance
Ethical clearance diperlukan apabila penelitian melibatkan subjek, data, atau prosedur yang berpotensi memengaruhi hak, privasi, keselamatan, martabat, atau kesejahteraan manusia maupun hewan.
Secara umum, persetujuan etik diperlukan untuk penelitian yang melibatkan:
- partisipan manusia melalui wawancara, observasi, survei, eksperimen, intervensi, atau metode interaksi lainnya yang memiliki implikasi etis;
- anak-anak atau kelompok rentan yang memerlukan perlindungan khusus;
- data pribadi atau data sensitif yang dapat mengidentifikasi individu;
- prosedur atau intervensi yang dapat menimbulkan risiko fisik, psikologis, sosial, atau risiko lainnya;
- spesimen atau materi biologis manusia;
- hewan atau prosedur yang dapat memengaruhi kesejahteraan hewan; atau
- penelitian lain yang berdasarkan ketentuan institusi atau bidang keilmuan memerlukan persetujuan etik.
3. Penelitian yang Umumnya Tidak Memerlukan Ethical Clearance
Penelitian pada umumnya tidak memerlukan ethical clearance apabila tidak melibatkan manusia sebagai partisipan, hewan, data pribadi, atau prosedur yang menimbulkan risiko etis, misalnya:
- tinjauan pustaka atau systematic literature review yang menggunakan sumber publik;
- analisis dokumen, arsip, atau informasi yang tersedia untuk publik;
- analisis data sekunder yang telah dianonimkan dan tidak memungkinkan identifikasi individu; atau
- analisis data terbuka yang penggunaannya sesuai dengan ketentuan akses, privasi, dan lisensi.
Klasifikasi tersebut tidak bersifat mutlak. Penulis tetap bertanggung jawab memastikan kebutuhan persetujuan etik berdasarkan karakteristik penelitian, sumber data, partisipan, dan ketentuan institusi yang berlaku.
4. Persetujuan Etik dan Informed Consent
Apabila ethical clearance diperlukan, persetujuan harus diperoleh dari komite etik atau institusi yang berwenang sebelum penelitian atau pengumpulan data dilakukan.
Penulis harus mencantumkan nama komite atau institusi, nomor persetujuan apabila tersedia, serta informasi informed consent apabila penelitian melibatkan manusia.
Informed consent harus diperoleh secara sukarela setelah partisipan memperoleh informasi yang memadai mengenai tujuan, prosedur, manfaat, risiko, penggunaan data, kerahasiaan, dan hak partisipan.
Untuk anak-anak atau individu yang tidak dapat memberikan persetujuan secara mandiri, persetujuan harus diperoleh dari orang tua, wali, atau pihak yang berwenang sesuai dengan ketentuan etika yang berlaku.
5. Privasi dan Perlindungan Data
Penulis wajib melindungi identitas, privasi, dan data pribadi partisipan. Informasi yang dapat mengidentifikasi individu tidak boleh dipublikasikan tanpa persetujuan atau dasar etis yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pengumpulan, penyimpanan, pengolahan, dan penggunaan data harus dilakukan secara aman dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
6. Pernyataan Etika dalam Artikel
Apabila penelitian memperoleh persetujuan etik, penulis harus mencantumkan pernyataan etika, misalnya:
“Etika Penelitian: Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik dari [Nama Komite/Institusi] dengan nomor [Nomor Persetujuan]. Seluruh partisipan memberikan informed consent sebelum penelitian dilaksanakan.”
Apabila persetujuan etik tidak diperlukan, penulis dapat mencantumkan:
“Etika Penelitian: Penelitian ini tidak memerlukan persetujuan etik karena menggunakan sumber data publik dan tidak melibatkan partisipan manusia, hewan, data pribadi, atau prosedur yang memerlukan persetujuan etik.”
7. Pemeriksaan dan Penanganan Pelanggaran
Editor dapat meminta klarifikasi atau bukti ethical clearance apabila diperlukan. Penulis bertanggung jawab atas kebenaran seluruh informasi mengenai etika penelitian yang dicantumkan dalam artikel.
Apabila ditemukan pelanggaran etika penelitian, jurnal dapat menunda proses editorial, meminta perbaikan atau klarifikasi, menolak naskah, menerbitkan koreksi, menarik, atau melakukan retraksi artikel sesuai dengan tingkat pelanggaran.
Pernyataan Integritas: Mouse : Jurnal Humaniora berkomitmen menerbitkan penelitian yang memenuhi prinsip etika, menghormati hak dan martabat subjek penelitian, melindungi privasi dan data, serta dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

